Cara tuntas mengobati snot pada burung piaraan

Snot sebenarnya adalah penyakit pernafasan yang umum menyerang unggas termasuk ayam dan burung piaraan. Snot bukan penyakit mata, karena bengkak yang terjadi pada mata hanyalah sebagai dampak dari snot itu sendiri. Berikut cara tuntas mengobati snot pada burung piaraan.

 

mengobati snot


Penyakit pernafasan pada burung ditandai dengan gejala awal berupa adanya cairan/lendir yang keluar dari lubang hidung. Dalam kondisi parah, infeksi yang terjadi pada saluran pernafasannya akan mendesak cairan hingga ke sekitar matanya dan menjadi penyebab mata burung bengkak dan mengeluarkan cairan.

Ada beberapa penyebab burung bisa mengalami penyakit snot, beberapa di antaranya berkaitan dengan kebersihan sangkar dan lingkungannya yaitu:

  • Iritasi dari debu dan bulu
  • Infeksi bakteri
  • Infeksi jamur
  • Kurang gizi
  • Adanya benda asing di dalam lubang hidung.
Baca juga  7 Tips singkat bagaimana beternak kenari

Berikut cara mengobati burung yang terkena snot:

  • Pindahkan burung ke dalam sangkar lain, sangkar yang selama ini digunakan dibersihkan total dengan menggunakan FreshAves untuk membasmi kuman dan penyakit yang mungkin menjadi penyebab snot.
  • Menyediakan kebutuhan nutrisinya dengan lengkap seperti pakan utama dan disertai dengan pakan tambahannya yang bervariasi.
  • Memberikan multivitamin seperti BirdVit untuk menjaga kondisinya.
  • Menjemur hanya pada pagi hari saja, waktu penjemuran sebaiknya tidak lebih dari 30 menit.
  • Jauhkan burung yang terkena snot dari burung piaraan lainnya, hal ini untuk mencegah penularan yang mungkin timbul.
  • Obati burung tersebut dengan StopSnot yaitu obat khusus untuk mengatasi snot. Cara pemberiannyba dilakkan dengan diteteskan langsung pada mulut burung setiap pagi dan sore hari.
  • Usapkan bagian mata yang bengkak dengan menggunakan air hangat. Pengusapan bisa dilakukan menggunakan media kapas, kertas tisu atau kain tebal. Lakukan setiap pagi dan sore hari.
Baca juga  Perawatan ciblek gunung

Dengan melakukan perawatan tersebut secara teratur, burung akan terbebas dari penyakit snot dan bisa kembali beraktivitas sebagaimana biasanya.

Salam kicau

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*