Kerak perut pucat kembaran si jalak kerbau dari Sulawesi

Penampilannya memang mirip jalak kerbau, tapi jika diperhatikan dengan lebih seksama akan terlihat beberapa perbedaan yang sangat mencolok. Selain itu, kembaran si jalak kerbau ini pun hanya bisa ditemukan di wilayah Sulawesi saja. 

Kerak Perut-pucat, Palu, Sulawesi © Nigel Voaden


Kerak perut pucat mempunyai tubuh berukuran sedikit lebih besar dari jalak kerbau, selain itu penampilannya pun sedikit berbeda. Jambulnya pendek dan seluruh bulunya berwarna abu-abu tua, kecuali pada kepala, sayap dan ekor yang bewarna kehitaman. 

Sayap terdapat bercak putih yang nampak jelas ketika terbang, perutnya berwarna putih pucat dan mahkota berwarna abu-abu jelaga. Namun sama seperti jalak kerbau, burung jantan dan betina sama-sama memiliki kemiripan satu dengan lainnya. 

Baca juga  Ini dia pakan alternatif ketika kroto sulit didapatkan

Kerak perut pucat memiliki nama latin Acridotheres cinereus (Bonaparte, 1850). Burung ini merupakan jenis penetap di Semenanjung Sulawesi selatan atau sebelah selatan dari Ranteapo. Penyebaran yang ditemukan di Kuching, dan Serawak (Kalimantan) adalah hasil dari introduksi.

Kerak perut pucat sangat umum ditemukan di wilayah terbuka seperti sawah, pedesaan dan lahan budidaya. Sering dijumpai dalam kelompok kecil, berpasangan atau sendirian saat bersama-sama hewan ternak. Mencari makanan di permukaan tanah dan bersarang di dalam lubang-lubang yang ada di batang pohon.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*