Menangkar lovebird di musim hujan

Pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan merupakan menjadi masa dimana sebagian besar burung-burung liar memasuki musim kawinnya. Tak terkecuali burung peliharaan seperti lovebird.  Untuk menambah wawasan anda, terutama pemula yang
menangkarkannya. Berikut tips menangkarkan lovebird di musim penghujan
agar tetap fit dan berproduksi.

menangkar lovebird di musim hujan

Selain jenis burung liar, kondisi
yang sama bisa ditemukan pada beragam jenis burung peliharaan baik yang
dirawat untuk klangenan, lomba maupun yang sedang ditangkarkan. Pada
saat seperti inilah banyak burung peliharaan akan mengalami masa puncak
atau topform sehingga bisa tampil lebih maksimal ketika dilombakan atau
dalam tahap perjodohan.

Seperti kenari, lovebird memiliki banyak
penggemar terutama pemula yang ingin tahu bagaimana rasanya menjadi
penangkar burung. Namun tidak cukupnya pengetahuan serta kurangnya
pengalaman membuat banyak pemula yang alami kebuntuan dalam upaya
penangkarannya. Oleh karena itulah, pada saat seperti sekarang ini bisa
dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memulai usaha penangkarannya
kembali dengan peluang sukses yang lebih besar.

Di awal musim
penghujan, tidak sedikit burung lovebird yang cenderung mudah naik
birahinya sehingga pemberian pakan dan perawatan yang terlalu berlebihan
justru membuat burung rentan alami overbirahi yang bisa berakibat pada
gagalnya upaya penangkaran yang akan kita lakukan. Beberapa tips berikut
bisa membantu memperbesar peluang kesuksesan dalam penangkaran lovebird
di musim hujan.

Baca juga  Beo, si burung cerdas yang kian digemari

1. Pemberian pakan
Hindari
memberikan pakan secara berlebihan terutama pada musim penghujan
seperti saat ini. Selain membuat burung rentan alami overbirahi juga
sangat rentan terhadap kegemukan yang bisa menghambat proses
penangkarannya. Di masa-masa awal perjodohan dan penangkarannya, pakan
seperti milet putih sudah cukup untuk membuatnya birahi.

2. Persiapan bahan sarang
Berbeda
dengan musim kemarau, pada musim penghujan bahan atau lapisan sarang
yang kita sediakan dalam glodok sebaiknya diberikan secukupnya atau
lebih tebal dari yang biasanya. Bahan-bahan tersebut bisa menggunakan
jerami kering yang ditumpuk hingga tebal atau dicampur dengan kayu bekas
serutan.

Selain itu tidak dianjurkan untuk memakai terlalu banyak
bahan sarang yang terbuat dari serat nilon atau berbentuk seperti
benang tipis. Pada musim hujan banyak lovebird yang senang berada di
dalam glodoknya, dan dalam beberapa kasus ada burung yang tidak bisa
keluar dari glodoknya lantaran kakinya yang terlilit bahan sarang
tersebut. Jika kita tidak mengetahui kondisi tersebut tentu bisa fatal
akibatnya karena burung tidak bisa makan minum sehingga menyebabkan
kematian, sedangkan akibat lain yang bisa terjadi adalah kaki yang luka,
terkilir atau bahkan patah.  Kalaupun tetap mau menggunakan bahan
sarang tersebut, sebaiknya bahan serat nilon digunakan sebagai lapisan
paling bawah dari tempat sarangnya.

Baca juga  Kenali ciri-ciri burung lovebird betina akan bertelur

3 Penerangan
Pada
musim hujan, pemberian lampu penerang sekaligus penghangat menjadi
sesuatu yang sangat penting terutama untuk menjaga kondisi sangkar tetap
kering dan juga menjaga kondisi burung tetap hangat. Lampu penerang
bisa menggunakan lampu model full spektrum yang digantung tepat di atas
sangkarnya. Jika ingin menggunakan lampu led, maka sebaiknya harus
memperhatikan posisi penempatan lampu tersebut jangan langsung menyorot /
terlalu dekat dengan burung karena berdasarkan pengalaman pribadi,
cahaya lampu led yang terlalu fokus (tidak membias) dan terlalu terang
bisa mengganggu penglihatan burung.

4. Menjaga kebersihan
Hal
terpenting dalam penangkaran burung lovebird di musim penghujan adalah
untuk selalu menjaga kebersihannya. Kondisi cuaca yang dingin dan lembab
akan membuat sampah-sampah bekas makanannya yang menumpuk akan
berjamur, begitu juga dengan air minumnya yang akan berlumut. Usahakan
agar kotak sarang/glodok bagian luar sering terkena cahaya atau rutin
dibersihkan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau bakteri yang bermukim di
sela-sela sambungannya.

5. Memberikan multivitamin
Multivitamin yang diberikan sesuai aturan bisa membantu menjaga kondisi burung yang sedang ditangkarkan. Pemberian BirdVit
secara rutin bisa membuat burung lebih aktif, bergairah dan tetap fit
meskipun burung tersebut jarang dijemur lantaran langkanya cahaya
matahari di musim hujan.

Semoga bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*