Bagaimana melatih suara burung agar lebih kencang dan panjang

Banyak penggemar burung yang mengeluh suara kicauan burung peliharaan
mereka yang dianggapnya kurang kencang dan memiliki lagu atau tembakan
yang pendek. Jika dibiarkan hal tersebut tentu bisa mengurangi
penampilan mereka baik ketika di rumah sebagai klangenan atau ketika
sedang dilombakan. Untuk itu, tips berikut mudah-mudahan bisa membantu
anda bagaimana mengatasi burung dengan kondisi yang demikian.

melatih suara burung agar lebih kencang dan panjang

Beberapa
penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa burung akan mengencangkan
suaranya hanya untuk bersaing dengan suara bising perkotaan. Meski bukan
termasuk hal yang baru bagi penggemar burung di Indonesia, namun teknik
membuat bising ternyata cukup ampuh dalam menjadikan burung
peliharaannya itu menjadi lebih ngotot dan mau berkicau dengan keras
Hal
tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi kicau mania di
Indonesia, karena sejak dahulu mereka sudah mengerti bagaimana membuat
burung peliharaannya bersuara lebih kencang dengan cara memancingnya
dengan suara-suara bising meski untuk tujuan yang berbeda.

Baca juga  Lima macam cara atasi burung macet bunyi

Suara
bising yang dimaksud adalah suara-suara yang bersumber dari suara musik,
mesin, atau suara yang sengaja dibuat menggunakan media lain. Burung
yang terpancing biasanya akan langsung mengeluarkan suaranya, dan secara
bertahap volume kicauan mereka akan semakin mengencang ketika sumber
suara diatur sedemikian rupa.

Sedangkan, untuk membuat suara
tembakan burung menjadi lebih panjang maka beberapa hal yang harus
diperhatikan adalah melatih stamina dan memutarkan suara masteran yang
tepat.

Melatih stamina bisa dilakukan dengan cara :

  • Membuat
    burung lebih aktif dan banyak bergerak ketika sedang dijemur, misalnya
    dengan memberikan satu buah tenggeran ketika akan melakukan penjemuran.
  • Penjemuran bisa dilakukan selama 2 jam yang dimulai antara pukul 07:00 pagi sampai pukul 10:00 siang.
  • Melatih dengan menggunakan kandang umbaran, dan memastikan mereka banyak bergerak sewaktu berada dalam kandang umbarannya itu.
  • Memandikan
    lebih sering dari biasanya, jika sebelumnya hanya dimandikan 1 kali
    sehari maka kali ini mereka harus dimandikan sebanyak 2 – 3 kali sehari.
Baca juga  Merawat Kenari mabung

Memberikan suara masteran yang tepat
Latih
burung dengan memutarkan suara masteran yang panjang atau ngeroll, bisa
juga dengan cara menempelkan dengan burung masterannya yang memiliki
suara kicauan yang panjang seperti cililin, tengkek buto, cucak jenggot,
dan lain sebagainya.

Memaster burung dengan tujuan agar suara
lama bisa diganti dengan suara baru yang panjang tentu butuh waktu,
namun hal tersebut akan jadi lebih efektif ketika dilakukan pada waktu
burung tersebut sedang mabung atu berganti bulu.

Jika perawatan di
atas dilakukan secara rutin, maka kemungkinan besar karakter suara
burung akan menjadi lebih maksimal. Burung akan memiliki suara kicauan
yang lebih kencang dan panjang dari sebelumnya, selain itu mereka pun
cenderung akan mempunyai sifat lebih ngotot, terutama ketika dilombakan.

Semoga bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*