Rahasia pemilihan warna bahan sarang untuk sukses penangkaran burung

Rahasia pemilihan warna bahan sarang untuk sukses penangkaran burung? Apa memang benar ada rahasianya? Yup. Harus diakui, banyak sekali faktor atau variabel yang berperan dalam kesuksesan sebuah usaha penangkaran burung. Mulai dari faktor usia dan kesehatan burung, kesesuaian menu pakan, sampai pada ketenangan lingkungan sekitar. Namun, ada satu faktor yang selama ini luput dari perhatian kita, yakni penyediaan sarang berdasar pilihan warna bahan sarang yang digunakan.

Pertimbangan para penangkar selama ini dalam pemilihan bahan sarang sering hanya berkutat pada sisi perlu tidaknya penyediaan glodok (kotak sarang), perlu tidaknya pemberian cabang-cabang sebagai pencitraan suasana alami, kelembutan bahan, dan daya serap bahan sarang terhadap air. Jarang sekali dari kita yang memperhatikan apa warna bahan sarang yang perlu kita pilih.

Sebuah penelitian telah mencatat bukti nyata bahwa burung sangat mempertimbangkan perlunya bahan sarang yang bisa menciptakan kamuflase atas keberadaan sarang tersebut. Singkat kata, mereka akan cenderung senang dan akan merasa tenang jika bahan sarang yang mereka gunakan memiliki warna yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat dia bersarang.

Sebuah tim dari University of St. Andrews melakukan penelitian atas hal itu. Mereka menempelkan kertas berbagai warna pada dinding kandang zebra finch atau pipit zebra jantan. Kemudian mereka memfilmkan burung itu ketika membangun sarang mereka; memberi mereka pilihan potongan kertas untuk bahan sarang dalam dua warna yang berbeda.

Baca juga  Sangkar gantung untuk ternak perkutut
Warna bahan sarang sebagai sarana kamuflase burung
Warna bahan sarang sebagai sarana kamuflase burung. (Image: Discovery News)

Para ilmuwan mengamati bahwa sebagian besar pipit zebra memilih potongan kertas untuk sarang mereka yang cocok dengan kertas yang menutupi dinding kandang. Ini menunjukkan kepada mereka bahwa burung akan secara aktif berusaha mencocokkan warna sarang dengan warna lingkungannya. Dan ketika peneliti menemukan bahwa bahan yang dibuat burung sebagai sarang adalah bahan yang bisa menciptakan kamuflase keberadaan sarang, maka itu bukanlah sebuah kebetulan. Jelas, itu memang pilihan yang disengaja oleh burung.

Hal yang menarik bagi para peneliti adalah adanya pipit yang juga memilih sebagian kecil dari potongan kertas untuk sarang mereka yang tidak cocok dengan warna wallpaper penutup kandang penangkaran. Para ilmuwan menduga bahwa burung itu menggunakan taktik yang disebut kamuflase disruptif, di mana mereka memberi sedikit warna berbeda untuk mengaburkan tepian sarang yang memberi ilusi seolah tidak ada burung yang tinggal di dalamnya.

Bukti-bukti dalam penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa burung akan memindah sarang ke tempat lain jika keberadaan predator terlalu dekat dengan mereka. Namun ternyata penelitian tim St Andrews menegaskan bahwa burung juga memiliki cara lain yang lebih simple untuk mengurangi ancaman predator dengan pemilihan dan penyusunan sarang berdasar pilihan warna.

“Seperti kita, burung tidak memilih sembarang bahan berwarna untuk membangun rumah mereka; mereka menghindari warna-warna yang akan berbenturan dengan lingkungan sekitar mereka.”

“Hal ini memberi kita gagasan yang lebih baik tentang bagaimana burung dapat secara aktif mengurangi kemungkinan sarang mereka ditemukan predator,” kata penulis laporan itu, Dr. Ida Bailey.

Baca juga  Razali Bin Mohamad Habidin, Pria Tuli yang Bisa Berkomunikasi dengan Burung

Jadi apa relevansi hasil penelitian itu untuk usaha sebuah penangkaran burung? Ya Anda bisa menyimpulkan sendiri. Misalnya, Anda harus mulai menyediakan bahan sarang dalam jumlah banyak dengan banyak pula pilihan warna. Biarkan mereka memilih sendiri bahan sarang yang akan mereka susun.

Yang jelas, berdasar hasil penelitian itu, kita tentu sepakat, semakin burung merasa nyaman dengan kondisi sarang mereka, semakin produktif pula mereka dalam bereproduksi. Artinya, jika kita salah memilih bahan sarang dengan tidak memperhatikan kesesuaian warna bahan dengan warna dominan kandang penangkaran, maka kita sudah menambah satu risiko kegagalan dalam penangkaran.

Itulah soabat, salah satu rahasia sukses pemilihan warna bahan sarang untuk menunjang sukses penangkaran burung. Oke sobat?

Semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*