Perilaku aneh burung-burung Australia yang suka mengejar hujan

Burung-burung air nomaden yang anggun ini ditemukan di danau garam di pedalaman Australia. Kawanan burung banded stilt (Cladorhynchus leucocephalus) ini bisa dibilang unik karena mampu merasakan dan bergerak ke arah hujan ratusan mil jauhnya.

Burung banded stilts
credit: NY Times

Warga Australia sering melihat burung-burung itu dalam beberapa hari hujan, kata Reece Pedler, seorang ahli biologi di Deakin University di Australia. Dan kemudian, tiba-tiba, burung-burung itu hilang, menurut laporan New York Times.

Yang menjadi misteri, katanya, adalah “Bagaimana burung ini tahu kapan harus meninggalkan suatu tempat ke tempat lain, dan bagaimana mereka melakukannya begitu cepat?”

Untuk lebih memahami gerakan burung nomaden ini, Mr. Pedler dan rekan-rekannya menandai 21 burung banded stilt dengan pemancar satelit. Temuan mereka muncul dalam jurnal Biology Letters.

Salah satu burung yang ditandai terbang ke lahan garam basah lebih dari 1.000 mil dalam waktu kurang dari dua setengah hari. Burung lain memerlukan enam hari namun berakhir di daerah yang sama. Burung yang ditandai lainnya melakukan penerbangan semalam sekitar 200 sampai 400 mil.

Baca juga  Terapi memberi makan burung sangat bermanfaat untuk para manula

Burung banded stilt menarik karena gerakan mereka yang begitu tiba-tiba dan tak terduga. Sementara menurut Mr. Pedler, banyak burung lain bermigrasi -sebagian besar melakukannya musiman- pada skala waktu yang bisa diprediksi, dan punya waktu perencanaan, persiapan, dan penyesuaian.

Bagaimana persisnya burung banded stilt mengetahui kapan dan ke mana harus melakukan perjalanan masih merupakan misteri, katanya, tapi pelacak satelit memberikan rincian penting tentang gerakan mereka yang mirip gypsy itu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*