Foto dan suara burung tepus pipi perak

Burung tepus pipi perak atau Crescent-chested Babbler (Stachyris melanothorax – Temminck, 1823) adalah burung berukuran kecil (13 cm), berwarna coklat karat. Garis alis keputih-putihan, mahkota dan sayap coklat kemerahan; punggung dan ekor coklat zaitun. Bercak putih pada tenggorokan dibatasi oleh warna hitam yang tidak teratur. Dada, pipi, dan perut abu-abu seperti mutiara, pantat tersapu coklat karat.

Burung ini memiliki uris coklat, paruh coklat tua, kaki coklat.
Tepus-pipiperak_Stachyris-melanothorax_Tahura-Soeryo_SW

Suara

Frase getaran pendek dengan kecepatan yang beraneka dan variasinya. Suara lainnya mirip suara Tepus merbah-sampah.

Penyebaran dan ras

Endemik di Jawa dan Bali.

  • melanothorax (Temminck, 1823) – Jawa bagian barat & tengah.
  • mendeni (Neumann, 1935) – Indramayu, di Jawa bagian barat.
  • albigula (Stresemann, 1930) – Gn Papandayan, di Jawa bagian barat.
  • intermedia (Robinson, 1918) – Jawa bagian timur.
  • baliensis (E. J. O. Hartert, 1915) – Bali.
Baca juga  Cara memilih dan ciri jantan-betina burung murai batu

Tempat hidup dan Kebiasaan
Di Jawa (termasuk P. Bawean) dan Bali, tidak jarang terlihat di hutan perbukitan, pinggir hutan, dan pekarangan, antara ketinggian 500-1.500 m dpl. Pemalu, lebih sering bersembunyi dalam kerapatan tumbuhan bawah. Hidup dalam kelompok kecil. Memakan serangga dan laba-laba.
Waktu bersarang di Jawa tercatat setiap bulan, kecuali Juli dengan puncaknya pada bulan Mei dan Juni di Jawa Barat. Telur dua atau tiga butir berwarna putih. Sarang tersusun dari daun-daun palem dan rumput, berbentuk kubah yang berongga, dekat permukaan tanah.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional :
Perlindungan : UU No. 5/1990, PP No. 7/1999

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Image

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*