Foto dan Suara Burung Tepus Gelagah

Tepus Gelagah, TN Baluran, Situbondo, Jawa Timur © Swiss Winasis

Chestnut-capped Babbler
Timalia pileata Horsfield, 1821

Deskripsi
Berukuran sedang (17 cm). Tubuh bagian atas coklat kemerahan. Mahkota merah/coklat berangan terang, garis alis krem/putih, terpisah dari mahkota oleh garis hitam tebal. Pipi putih sampai abu-abu, kekang hitam, dada putih dengan coretan hitam. Perut abu-abu tersapu coklat kuning pada sisi tubuh dan tunggir.
Iris merah, paruh hitam, kaki kehijauan.

Suara
Sangat beragam, jernih dan keras, berupa siulan, getaran metalik, nada-nada menyambung turun naik, dan siulan ganda yang keras dan tajam meninggi.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil di wilayah Indonesia.

Penyebaran dan ras
Terdiri dari 6 sub-spesies, dengan daerah persebaran:

  • bengalensis Godwin-Austen, 1872 – India bagian utara & timur-laut (Uttaranchal Pradesh, Uttar Pradesh, Bihar dan Orissa), Nepal bagian selatan, Bangladesh dan Myanmar barat.
  • smithi Deignan, 1955 – Myanmar bagian utara & timur, Thailand barat-laut, China selatan (Yunnan barat & selatan, Guizhou, Guangxi, Guangdong), Laos bagian utara & tengah serta Vietnam bagian utara (Tonkin, Annam utara).
  • intermedia Kinnear, 1924 – Myanmar bagian tengah & selatan (bagian timur Sungai Irrawaddy) dan Thailand bagian barat (Kanchanaburi).
  • patriciae Deignan, 1955 – Thailand bagian barat-daya.
  • dictator Kinnear, 1930 – Thailand bagian timur-laut & tenggara serta Indochina bagian selatan.
  • pileata Horsfield, 1821 – Jawa bagian barat.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Burung penetap yang cukup umum terdapat di dateran rendah sampai ketinggian 1500 m. Mengendap-endap dalam kerapatan tumbuhan bawah, reruputan lebat, dan lapisan semak yang rapat di daerah semak yang lebih tebuka. Umumnya hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil (kadang-kadang), di dekat permukaan tanah. Bersuara dibalik rerimbunan daun. Sangat sulit dilihat. Memakan ulat kupu-kupu, kumbang dan serangga lainnya.
Tercatat bersarang di Jawa dari bulan Februari sampai September. Sarang berbentuk bola tidak teratur dari bahan kasar, dibuat dekat permukaan tanah. Telur dua atau tiga butir berwarna abu-abu pucat berbintik merah gelap. Jumlah telur 2-5 butir setiap periode berbiak.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko rendah (LC)
Perdagangan internasional :
Perlindungan : 

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Image