Foto dan Suara Burung Tepus Emas

Golden Babbler
Stachyris chrysaea Blyth, 1844
Sinonim: Stachyridopsis chrysaea

Tepus emas © Alan Pearson

Deskripsi
Berukuran sangat kecil (10 cm), berwarna zaitun kekuningan. Kekang hitam khas, kerongkongan kuning. Mahkota kuning, bercoretkan hitam. Ras Sumatera frigida tidak sekuning ras dari daratan Asia.
Iris kemerahan, paruh dan kaki hitam.

Suara
Siulan sangat nyaring bernada rendah dan terdiri atas 4-8 nada, dengan tekanan pada nada pertama atau kedua. Juga ocehan dalam kelompok.
http://www.xeno-canto.org/70289/embed”

Penyebaran dan ras
Terdiri dari 6 sub-spesies, dengan daerah persebaran:

  • chrysaea ( Blyth, 1844) – Nepal bagian tengah ke timur Bhutan, perbukitan negara bagian Indian timur-laut (kecuali kawasan timur Mizoram), Myanmar bagian utara dan kawasan China selatan yang berada di dekatnya (Xizang, Yunnan).
  • binghami ( Rippon, 1904) – Mizoram bagian timur (India timur-laut) dan Myanmar bagian barat.
  • aurata ( Meyer de Schauensee, 1938) – ujung timur Myanmar, Thailand bagian timur-laut (ke selatan sampai Chiang Dao), Laos bagian utara & tengah, Vietnam bagian utara (Tonkin, Annam utara) dan China selatan (Yunnan selatan ke timur sampai Guangxi barat-daya).
  • assimilis ( Walden, 1875) – Myanmar bagian tenggara (termasuk Tenasserim) dan Thailand bagian barat.
  • chrysops ( Richmond, 1902) – Thailand bagian selatan dan Semenanjung Malaysia.
  • frigida ( Hartlaub, 1865) – Sumatera.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Burung penetap yang umum terlihat di hutan perbukitan dan pegunungan antara ketinggian 800-3000 m. Hidup dalam kelompok kecil (sering berbaur dengan jenis lain), pada dedaunan semak-semak pendek di hutan primer, hutan sekunder, dan hutan pinus. Musim berbiak biasanya terlihat berpasangan sedangkan diluar musim berbiak berkelompok kadang bergabung dengan jenis burung lainnya. Mengunjungi tajuk pohon bagian bawah dan tengah untuk mencari makan berupa serangga, kadang buah-buahan. Musim berbiak Jan-Jul. Sarang berbentuk kubah atau membulat dengan pintu masuk berada di bagian atas, sarang tersusun dari daun bambu kering dan daun pinus, diletakkan di permukaan tanah, rumpun bambu atau di semak yang dekat dengan permukaan tanah. Jumlah telur 3-4 butir.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional :
Perlindungan : 

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Image