Perawatan burung yang ditinggal mudik

Lebaran sebentar lagi, dan musim mudik pun mulai menjelang. Bagi anda yang kebetulan memelihara berbagai jenis burung kicauan tentu akan merasa khawatir jika harus meninggalkan burung kesayangan untuk waktu yang cukup lama. Karena itu beberapa tips perawatan burung yang ditinggal mudik berikut ini mungkin bisa memecahkan masalah anda. 

Membawa beberapa ekor burung bersama pada waktu mudik tentu akan membuat kita kerepotan, apalagi jika harus keluar daerah atau pulau yang untuk itu harus mengikuti peraturan dan tata cara yang berlaku. Satu-satunya jalan, ya meninggalkan burung di rumah. Ada beberapa macam tindakan yang bisa dilakukan terhadap koleksi burung peliharaan di rumah, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: 
  • Menitipkan pada orang dekat atau tetangga .
  • Mempersiapkan pakan dan minum ekstra selama ditinggal.
  • Menggadaikan burung
Menitipkan pada orang dekat atau tetangga .
Jika kebetulan tempat tinggal kita berada berdekatan dengan orang-orang dekat atau tetangga yang bisa kita percayai, maka tidak ada salahnya kalau kita menitipkan perawatan burung kesayangan kita pada mereka. Tentu saja kita harus memberikan honor pada mereka untuk menjalankan tugasnya itu. 
Ketika menitipkan burung kita pada tetangga atau orang dekat, sebaiknya kita jangan terlalu berharap mereka akan total merawat burung-burung kita seperti bagaimana kita merawatnya, misalnya dengan membebani mereka dengan menyuruh rutin memandikan dan memberi EF secara teratur dalam jumlah yang disesuaikan. Yang penting adalah burung kita bisa selamat dan aman selama ditinggalkan, karena tidak semua orang bisa dan terbiasa merawat burung. 
Cukup ajari mereka dengan perawatan yang paling mendasar, misalnya memberi makan ketika makanan sudah habir, dan mengganti air minum ketika air minum habis atau kotor, serta membersikan kotorannya. 
2. Mempersiapkan pakan dan minum ekstra selama ditinggal

Jika
selama ini burung disimpan dalam kandang yang berukuran sedang atau
kecil, maka ketika anda akan meninggalkannya untuk waktu yang lama,
sebaiknya burung dipindahkan dalam kandang yang cukup luas, dengan
begitu makanan dan minumannya bisa diberikan dalam jumlah yang cukup
banyak.

Baca juga  Cara hilangkan kutu pada murai batu

Untuk
mengatasi masalah kebutuhan pakan dan minum burung
selama kita tinggalkan, kita bisa berkreasi membuat tempat pakan atau
minum otomatis yang akan mengisi sendiri ketika pakan sudah habis.
Tempat pakan atau minum tersebut dikenal dengan sebutan Bird feeder dan
Drink feeder. Di pasaran banyak dijual tempat pakan dan minum otomatis
ini, namun rata-rata dalam ukuran yang kecil, sehingga sulit sekali
diterapkan untuk burung berukuran besar. Untuk itu anda bisa berkreasi
dengan membuat sendiri tempat pakan dan minumnya dengan memanfaatkan
barang-barang bekas pakai.

Contoh tempat pakan dan tempat minum otomatis yang dibuat dari botol dan toples bekas
 
Yang
perlu diperhatikan adalah dalam pemberian buah-buahannya, terutama
untuk burung pemakan buah-buahan seperti cucak hijau atau cucak jenggot.
Sebaiknya buah yang diberikan selama ditinggalkan bukan buah yang
mengandung kadar gula yang tinggi (buah manis) karena buah tersebut
cenderung tidak akan tahan lama.

Untuk itu pemberian buah pisang
kepok yang berwarna putih tentu akan lebih baik, karena buah pisang
tersebut termasuk buah yang cukup awet dan bisa tahan lama dibanding
buah pisang yang berwarna kekuningan atau berasa manis.

Untuk
burung pemakan biji-bijian seperti kenari dan finch, pemberian sayuran
sebaiknya distop dahulu, karean sayuran tidak akan bertahan lebih dari
satu hari, selain itu jika ada sayuran yang sudah rusak maka berpotensi
mengandung bakteri dan tidak baik dikonsumsi burung.

Baca juga  Inilah cara unik burung bertahan dari cuaca panas

Alternatif
lain ketika kita akan meninggalkan burung-burung kita untuk mudik
adalah dengan menyatukan beberapa jenis burung dalam satu kandang
koloni. Burung yang berukuran kecil seperti pleci, kenari, dan
cucak-cucakan tentu tidak akan menjadi masalah ketika mereka disatukan
dalam satu kandang. Namun untuk burung yang memiliki sifat teritorial
atau fighter sebaiknya burung tersebut tidak disatukan dengan burung
lainnya, karena dikhawatirkan akan mendominasi atau menguasai makanannya
sehingga burung jenis lain tidak akan memiliki kesempatan untuk makan
makanannya dengan teratur.
 
3. Menggadaikan burung

Salah
satu alternatif ketika kita harus meninggalkan burung-burung peliharaan
kita untuk waktu yang sangat lama, adalah dengan menggadaikan burung
pada teman yang kita percayai. Tentu saja proses gadai ini harus di atur
sesuai kesepakatan, misalnya jika dalam batas waktu yang ditentukan
burung tidak juga diambil, maka burung tersebut berhak dimiliki
sepenuhnya oleh teman anda itu, selain itu perlu juga dibuat perjanjian
yang berisi kesepakatan jika terjadi sesuatu terhadap burung peliharaan
anda (hilang, terbang, atau mati) sebelum batas waktu yang telah
disepakati.

Itulah beberapa perawatan burung yang ditinggal mudik yang bisa anda lakukan di rumah, selain bisa membuat anda lebih tenang meninggalkan burung, burung-burung pun akan selalu berada dalam kondisi yang prima, karena tidak akan kekurangan makanan atau minumannya. 
Semoga bermanfaat dan Salam kicau!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*