Merawat lovebird muda agar siap lomba




Beberapa
waktu lalu harga jual lovebird memang sempat mengalami penurunan, dan
hal tersebut dimanfaatkan oleh banyak kicau mania dengan mencoba membeli
dan  memelihara burung lovebird sebelum harganya kembali stabil.
Sebagian para penggemar burung lovebird ini memeliharanya untuk tujuan
lomba atau sekedar klangenan, namun tidak sedikit pula penggemar burung
ini yang mengaku belum mengetahui bagaimana cara menjadikan burung
lovebird miliknya menjadi lebih aktif dan rajin bunyi. 

 


Nah, untuk
panduan bagi anda yang baru saja membeli dan memelihara burung lovebird,
berikut beberapa tips seputar perawatan lovebird muda agar rajin bunyi.

Untuk burung lovebird yang masih berusia muda atau
yang berusia di bawah 4 bulan pada umumnya mereka masih dalam tahap
belajar bersuara. Secara umum burung lovebird yang masih dalam usia
tersebut biasanya sudah memiliki kemampuan untuk bersuara ngekek, namun
masih belum maksimal dan cenderung dibawakan dengan terbata-bata, hal
tersebut masih dianggap wajar, karena setelah berusia lebih dari 5 bulan
atau setelah dewasa, burung akan menggunakan suara kicauannya itu untuk
mendapatkan perhatian dari burung betina yang akan menjadi pasangannya.

Tugas
kita jika memiliki burung lovebird yang masih muda adalah dengan
memberikannya pelatihan agar burung tersebut memiliki stamina yang cukup
dan terpancing untuk lebih rajin berbunyi. Beberapa cara yang biasa
dilakukan oleh para penggemar lovebird adalah :

Rutin memandikan burung hingga basah kuyup

Memandikan
burung lovebird hingga basah kuyup dipercaya bisa meningkatkan stamina
burung yang bisa membuatnya lebih rajin berbunyi dengan suaranya yang
panjang. Memandikannya juga tidak sembarangan dan harus disesuaikan
dengan kebiasaan yang berlaku di kalangan lovebird mania. Salah satu
tips memandikan burung lovebird hingga basah kuyup adalah sebagai
berikut:

  • Pada pagi hari sekitar pukul 07:00 burung tersebut
    disemprot hingga basah menggunakan semprotan mandi atau sprayer, atau
    menggunakan karamba atau bak mandi jika burung terbiasa mandi di karamba
    atau bak mandinya, yang terpenting di sini adalah burung harus
    benar-benar dalam kondisi basah kuyup.
  • Setelah itu burung dijemur
    hingga pukul 10:00 siang, sampai kemudian burung itu diangin-anginkan
    hingga beberapa waktu (5-10 menit).
  • Semprot kembali burung hingga basah kuyup dan dilakukan penjemuran hingga pukul 12:00 siang.
  • Setelah
    penjemuran burung kembali digantung di tempat yang teduh atau tempat
    yang biasanya, dan selama burung bersantai hingga sore hari anda bisa
    memberikan pemasteran dengan cara memutarkan suara rekaman burung atau
    menggantung burung masteran tidak jauh dari sangkarnya.

Dengan
rutin melakukan tindakan-tindakan tersebut di atas pada burung
lovebirdnya, maka dalam beberapa hari atau minggu akan di peroleh
kemajuan dari burung tersebut, misalnya menjadi lebih aktif dan lebih
rajin berbunyi.

Memberikan pakan yang tepat

Selain
faktor latihan seperti yang disebut di atas tadi, ada faktor lain yang
juga mempengaruhi kondisi dari burung, yaitu makanan yang tepat. Untuk
burung lovebird yang masih muda, pemberian makan di usahakan agar lebih
bervariasi, baik dari pakan biji-bijian yang biasa dikonsumsi burung
seperti milet putih, pada kali ini bisa ditambah dengan pakan
biji-bijian lain yang variatif, misalnya memberikan makanan milet yang
terdiri dari campuran milet merah dan putih, hemp seed, pellet, kuaci
dan sebagainya.

 
Jika
burung hanya diberikan pakan milet putih saja, maka burung cenderung
mengalami kegemukan selain itu dengan pakan yang seimbang, maka secara
langsung kita telah berusaha untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari
burung tersebut.

Selain biji-bijian pakan lain yang turut
mendukung adalah buah dan sayuran. Untuk burung lovebird yang masih
muda, pakan sayuran seperti kangkung, tauge dan jagung muda bisa
membantu meningkatkan birahi mereka, sehingga burung lebih cepat dewasa
dan rajin berbunyi. Pakan tersebut bisa diberikan dengan cara bergantian
setiap harinya.
Sedangkan untuk buah-buahannya bisa diberikan setiap satu – dua kali seminggu saja.

Faktor pendukung lainnya

Faktor
pendukung yang bisa membuat burung lovebird muda menjadi lebih rajin
berbunyi adalah kebersihan dan kesehatan. Dua hal tersebut cukup
berkaitan, jika sangkar harian yang digunakannya selalu kotor maka
burung cenderung mudah mengalami sakit. Biji-bijian yang terjatuh dan
mengumpul pada bagian dasar dari sangkarnya apalagi jika menyatu dengan
air dan kotorannya kemungkinan besar akan menjadi sarang bagi bakteri
atau tungau yang bisa mengganggu kesehatan dari burung tersebut.
 
Selain
itu faktor pendukung yang juga harus menjadi pertimbangan dalam merawat
burung paruh bengkok adalah pemberian vitamin. Karena burung paruh
bengkok dan juga burung pemakan biji-bijian dikenal memiliki kebutuhan
yang tinggi terhadap mineral dan vitamin, sehingga dengan menyediakan
keduanya kita secara langsung telah menjaga stamina burung agar tetap
fit dan aktif yang akan merangsangnya untuk terus-terusan berkicau
dengan rajinnya. Untuk burung jenis lovebird anda bisa memberikan
suplemen vitamin seperti BirdMineral, yang bisa anda dapatkan di agen-agen omkicau terdekat.

Itulah
beberapa hal yang bisa memancing dan membuat burung lovebird muda akan
menjadi lebih aktif dan rajin berbunyi. Sehingga setelah berusia dewasa
atau berusia di atas 5 bulan, burung tersebut sudah siap untuk
dilombakan.
Semoga bermanfaat




Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*