Wiwik kipas dengan suara kicauan yang mirip suara peluit




Selama ini penggemar burung di Indonesia pasti akan menghindari suara
yang dianggap sebagai suara mati atau suara setan. Tetapi tahukah anda,
tidak semua jenis burung yang termasuk dalam Genus Cacomantis ini memiliki suara mendayu-dayu seperti wiwik kelabu. Contohnya burung wiwik kipas memiliki suara kicauan yang mirip suara peluit.

Wiwik kipas hanya bisa ditemui di Papua dan Australia


Wiwik kipas atau Fan-tailed cuckoo (Cacomantis flabelliformis)
adalah burung wiwik yang memiliki tubuh lebih besar, yaitu sekitar 27
cm. Warna tubuh bagian bawah coklat merah dengan motif belang yang samar
dan bintik-bintik pada kedua sisi dari dada dan perutnya. Penampilan
mereka sekilas mirip wiwik rimba (Cacomantis variolosus) dan wiwik dada coklat (Cacomantis castaneiventris).

Terdapat 5 sub-spesies dari wiwik kipas ini dengan penyebarannya :

  1. Cacomantis flabelliformi flabelliformis
    : memiliki daerah penyebaran dari Australia timur hingga Australia
    tenggara dan Tasmania. Pada musim dingin mereka akan bermigrasi ke
    dataran rendah di pulau Papua bagian selatan dan Kepulauan Aru.
  2. Cacomantis flabelliformi pyrrophanus : memiliki daerah penyebaran di New Caledonia dan Kepulauan Loyalty.
  3. Cacomantis flabelliformi schistaceigularis : memiliki daerah penyebaran di Vanuatu.
  4. Cacomantis flabelliformi simus : memiliki daerah penyebaran di Fiji.
  5. Cacomantis flabelliformi excitus : memiliki daerah penyebaran di Papua (Jajaran pegunungan tengah, Daerah kepala burung, dan Huon).

Wiwik
kipas termasuk jenis burung yang jarang dijumpai, dikarenakan habitat
mereka yang terlalu luas, sehingga membuat mereka cukup sulit untuk
ditemukan. Terlebih mereka tidak membuat sarangnya sendiri, yang membuat
burung ini tidak akan menetap dalam satu wilayah.

Namanya juga
burung parasit, semua jenis burung wiwik memiliki kebiasaan buruk, yaitu
meletakkan telur mereka dalam sarang burung lain, untuk kemudian
dirawat hingga menjadi burung dewasa oleh indukan burung tersebut. Namun
karena berbeda habitat dan daerah penyebaran, wiwik kipas lebih sering
menginfeksi sarang burung sikatan dan fairy-wren serta beberapa jenis
burung kecil lain yang terdapat di wilayah Papua dan Australia.

Wiwik kipas yang dirawat oleh burung scrub-wren

Makanan
utama semua jenis burung wiwik adalah ulat bulu, itu sebabnya mereka
akan selalu muncul dalam pohon-pohon yang dipenuhi dengan ulat bulu,
untuk mencari makananya. Selain itu mereka juga menyukai
serangga-serangga lain dan larva.

Suara burung wiwik kipas sangat
berbeda dengan wiwik lainnya yang memiliki irama mengalun dan
mendayu-dayu, seperti wiwik kelabu , wiwik lurik, dan wiwik uncuing yang
memiliki suara kicauan yang populer dan juga terkenal dengan mitosnya.

Suara
burung wiwik kipas berupa suara getaran yang mirip suara peluit , suara
tersebut biasanya dilantunkan jika mereka sedang sendirian bertengger
dalam batang pohon untuk jangka waktu yang cukup lama, Suara getaran
tersebut kadang mengalun cukup cepat atau mengalun dengan lambat. Bagi
sebagian orang, irama tersebut kadang dianggap mewakili perasaan mereka.
Dan seperti juga burung wiwik jenis lainnya, suara wiwik kipas akan
lebih sering terdengar setelah fajar atau pada waktu senja dan malam
hari.

Yang unik adalah, jika burung wiwik kipas jantan bertemu
dengan burung betina, suara getaran akan berubah menjadi siulan lembut
yang kadang terdengar sangat melengking.

Penasaran dengan suara burung wiwik kipas ?  Silahkan download suara kicauannya di bawah ini :

Suara burung  wiwik kipas |
DOWNLOAD
Suara burung wiwik kipas v2 |  
DOWNLOAD
Suara burung  wiwik kipas modifikasi |  
DOWNLOAD
 
Semoga bermanfaat




Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*