Merawat anakan burung ocehan hingga dewasa

Beberapa bulan terakhir ini, semakin banyak penggemar burung yang
lebih menyukai memelihara burung ocehan sejak burung tersebut masih
berusia anakan. 
 Namun sayang, tidak sedikit pula dari mereka yang
mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana merawat anak-anak burung
tersebut seperti memberi makan serta perawatan lainnya. Jadi di sini,
kita akan membahas bagaimana merawat dan memelihara anakan burung ocehan
hingga menjadi dewasa.

Sarang burung liar

Biasanya, anak-anak burung itu didapat
dari pasar-pasar burung dan tidak sedikit pula yang sengaja mencari
anak-anak burung itu dari sarangnya, yang sebelumnya telah diintip
dahulu sejak burung indukan membangun sarangnya.

Merawat
anakan burung kicauan berbeda dengan perawatan pada burung bakalan atau
muda hutan, meski sama-sama belum memakan voer. Perbedaan sudah jelas
di sini, burung bakalan / muda hutan rata-rata sudah mau mengambil
makanannya sendiri, sedangkan pada anakan burung, perawatnya yang
berkewajiban memberi makan dan menjaga mereka.

Selama ini, yang
sering kita lihat di pasar-pasar burung adalah anakan burung yang sudah
berusia lebih dari lima hari atau satu minggu. Pada usia itu, anakan
burung sudah memiliki bulu-bulu yang masih berupa jarum dan sudah
memiliki kemampuan untuk berdiri tegak meskipun masih lemah untuk
bertengger.

Akhir-akhir
ini kita memang mudah sekali mendapatkan anakan burung liar di pasar
burung, terutama untuk jenis yang memang masih banyak populasinya
seperti trucukan, kutilang, prenjak, pleci, cipo/sirtu, ciblek dan
cendet. Sedangkan untuk jenis lain, biasanya merupakan anakan burung
dari hasil penangkaran seperti; jalak suren, anis kembang, anis merah
dan murai batu.

Lalu bagaimana merawat anakan burung agar mereka
bisa bertahan hidup hingga berusia dewasa dan mandiri ? Untuk itu selain
pemberian pakan yang teratur, dibutuhkan pula sangkar yang dilengkapi
dengan lampu penghangat.

Namun sebelum sangkar digunakan sebaiknya
pada bagian alas dari sangkar tersebut, kita lapisi dengan kain atau
handuk yang lembut dan tenggeran bisa diletakkan dalam jarak yang cukup
pendek, tujuannya untuk cepat merangsang mereka mau berlatih berdiri dan
bertengger dalam tenggerannya.

Baca juga  Anis siberia, burung migran yang susah bunyi

Lampu yang digunakan menggunakan
lampu jepit atau lampu baca yang menggunakan penjepit, lampu ini
kemudian ditempelkan pada bagian sisi atau atas dari sangkarnya. Untuk
daya dari lampu yang digunakan bisa menggunakan lampu ukuran 5 – 10 watt
saja.
Selain menggunakan sangkar, anda bisa menggunakan kotak
karton atau kardus kecil, misalnya kotak karton bekas sepatu atau
lainnya. Letakkan kain atau handuk lembut pada bagian dasar dari kardus
tersebut, baru setelah itu sarang yang berisi anakan burung diletakakkan
didalamnya.

Cara merawat anakan burung
Anakan burung jalak kebo dalam kotak kardus

Arahkan
cahaya lampu pada kardus berisi anakan burung tepat pada posisi dimana
anakan tersebut berada. Anakan burung didalamnya kemudian akan mendekati
lokasi tersebut untuk mendapatkan kehangatan.

Teknik pencahayaan pada anakan burung yang diletakkan dalam kardus

Pemberian pakan
Pakan
yang diberikan pada anakan burung ocehan ini berbeda dengan pakan
lolohan untuk kenari atau lovebird. Dan tergantung jenis burung yang
kita rawat, kita bisa menyediakan pakan serangga atau buah-buahan
sebagai pakan tambahannya.

Untuk
pakan yang digunakan juga berbeda dengan pakan yang biasa diberikan
pada burung dewasa. Untuk anakan burung ocehan ini kita bisa membuat
sendiri pakan lolohan dengan menggunakan bahan-bahan sebagai berikut:

  • Voer merek apa saja
  • Setengah potong biskuit bayi
  • 1 butir telur puyuh rebus yang diambil kuningnya saja
  • satu sendok makan kroto segar yang sudah dipisahkan dari semutnya
  • 2 butir minyak ikan (jika ada)
  • Multivitamin seperti BirdVit.

Cara membuat:

  1. Campurkan voer secukupnya, biskuit bayi, kuning telur puyuh, dan kroto.
  2. Aduk
    semua bahan hingga bercampur menggunakan sendok makan, atau bisa juga
    menggunakan blendet engan kecepatan sedang. Giling hingga berbentuk
    kasar-kasar.
  3. Pindahkan adonan dalam mangkuk yang bersih.
  4. Masukkan BirdVit dan minyak ikan dalam adonan tersebut.
  5. Sebelum
    digunakan, tambahkan air hangat secukupnya lalu aduk hingga menjadi
    bubur dan siap diberikan setelah sebelumnya didinginkan.
Baca juga  Brown Thrasher burung 1000 suara

Berikan
pada burung menggunakan pipet , sendok kecil atau sumpit bambu kecil
yang ujungnya ditumpulkan. Pakan lolohan ini sebaiknya diberikan secara
teratur dan sebaiknya menggunakan jadwal yang sudah disesuaikan,
misalnya:

  • Pagi hari, pukul 06.00 – 10.00 diberikan sebanyak  tiga kali
  • Siang hari, pukul 11.00 – 14.00 diberikan sebanyak dua kali
  • Sore hari, pukul 15.00 – 19.00 diberikan sebanyak tiga kali

Diluar
dari waktu-waktu tersebut, anakan burung secara rutin diberikan makanan
tambahannya berupa serangga untuk burung pemakan serangga dan buah
pisang untuk burung pemakan buah-buahan. 

Namun harus diperhatikan pula
dalam pemberiannya, terutama untuk serangga seperti jangkrik. Sebaiknya
berikan hanya bagian perutnya saja sedangkan potongan tubuh yang lain,
seperti kepala badan dan kaki-kakinya bisa diberikan pada burung lain
yang anda miliki.

Sedangkan untuk pemberian ulat hongkong, cukup
satu – dua ekor saja sehari, yang sudah dipotong bagian kepalanya. Perlu
diperhatikan juga, bahwa memberi ulat hongkong terlalu berlebihan pada
burung anakan, bisa mengakibatkan hal yang tidak kita inginkan.

Setelah
burung diberi makan, biarkan mereka untuk beristirahat dan selama
beristirahat anda bisa memutarkan suara kicauan burung untuk tujuan
memaster mereka, karena burung anakan memiliki daya tangkap yang luar
biasa dalam mendengarkan suara kicauan burung, jadi kesempatan tersebut
sebaiknya tidak kita sia-siakan.

Setelah burung dianggap mampu makan sendiri /
mandiri, maka waktunya kita membiasakan mereka dengan makanan keringnya
(voer) siapkan saja voer halus / lembut dalam cepuk pakannya, lalu
campur dengan kroto untuk menambah kandungan protein yang diterima
burung.

Gunakan produk Omkicau untuk segala kebutuhan dalam perawatan burung kicauan

Untuk membantu perkembangan mereka hingga menjadi burung
dewasa, burung bisa diberikan multivitamin sepert BirdVit atau
BirdMineral
.

Semoga bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*