Pentet manja .. ini solusinya

Memelihara
pentet yang masih berusia muda memang bisa mengandung resiko seperti
stress atau jengkel, tetapi jangan panik dulu, karena resiko tersebut
bukan dialami oleh burungnya kok, tetapi justru akan dialami oleh
pemiliknya akibat burung cendet mudanya yang tiba-tiba berubah perilaku ,
dari yang biasanya tenang menjadi miyik atau manja dengan suara khasnya
yang sangat menjengkelkan yaitu ” ngik..ngik “,, hehehe ( maaf sekedar
pengalaman pribadi penulis saja kok ).

Secara
umum dalam usia 8 bulan keatas sifat manja tersebut sudah hilang dan
karakter pentetpun menjadi burung dewasa yang tampak terlihat tenang,
tapi dalam beberapa kasus sifat manja atau miyik tersebut kadang bisa
sewaktu-waktu muncul kembali meski pentet berusia lebih dari 8 bulanan.

Adapun beberapa faktor manja dari burung pentet terjadi karena beberapa penyebab diantaranya :

  • Pola
    makan yang tidak teratur atau kurang dari segi kandungan nutrisi dan
    protein hewani yang dibutuhkan oleh burung sekelas pentet,
  • Pentet
    adalah hewan predator, paruhnya yang bercagak gunanya adalah merobek
    daging mangsanya seperti kadal, burung kecil dan ikan kecil. jadi jika
    pakan hariannya hanya mengandalkan makanan kering seperti voer serta
    jangkrik beberapa ekor saja setiap harinya, maka kecenderungan untuk
    miyik atau manja itu akan muncul sewaktu mereka membutuhkan protein yang
    lebih.

Banyak
yang beranggapan bahwa pentet bisa menjadi bresifat manja jika terlalu
sering diberi pakan misalnya jangkrik langsung dari tangan kita,
sebenarnya hal tersebut bisa saja memang demikian sebabnya, tetapi
faktor penentu yang membuat pentet menjadi cepat manja adalah karena
mereka kekurangan nutrisi dan merasa kurang tercukupi protein hewaninya,
kalau tidak yakin cobalah berikan jangkrik pada pentet yang manja
tersebut, pasti tidak akan selesai meski sudah diberi beberapa puluh
jangkrik sekalipun, pentet akan sangat rakus jika mereka merasa
kekurangan nutrisi.

Baca juga  Rawatan Ciblek muda hutan

Usia pentet yang masih muda juga menjadi
salah satu kecenderungan pentet memiliki sifat manja tersebut, terlebih
jika burung tersebut didapat dari anakan.

Mengatasi Masalah pentet yang manja

Mengatasi
masalah burung pentet yang memiliki sifat manja ini manjadi sebuah
tantangan bagi pemiliknya. beberapa cara bisa dilakukan untuk mengatasi
pentet yang manja ini misalnya dengan :

  • Memberikan terapi kejut,
  • Memberikan full kerodong,
  • Menggantung di tempat yang sepi,
  • Membuatnya menjadi liar/giras,
  • Mengembalikan mental predatornya.

Memberikan terapi kejut

Memberikan
terapi kejut disini adalah dengan cara memberikan sebuah terapi yang
mampu memberikan trauma pada burung pentet bahwa tindakan yang
dilakukannya adalah dilarang , dan dalam hal ini banyak metode yang
diberikan misalnya :

  • Memberikan mandi guyur hingga basah kuyup.
  • Memberi makan burung dengan kenyang.
  • Menggebrak kandang atau memukul burung hingga ketakutan.
  • dan cara yang paling halus dan direkomendasikan adalah memberikan semprotan air dingin.
  • Cara terakhir itulah yang layak diberlakukan jika kita ingin pentet kita kembali bersifat normal.

Terapi
yang akan kita lakukan adalah menggunakan sprayer yang biasa digunakan
untuk menyemprot burung mandi. Sebelum digunakan sprayer tersebut di isi
dahulu dengan air dingin.

  1. Begitu
    melihat kita dan burung langsung turun dan berbunyi ngek-ngek seperti
    halnya piyikan sambil mengepakan sayapnya, pada saat itulah kita berikan
    semprotan air dingin tersebut pada badannya.
  2. lakukan
    setiap kali kita berjumpa dengan pentet tersebut dan pada saat pentet
    mulai bertingkah, agar burung paham kenapa ia sampai disemprot.
  3. Dalam
    beberapa hari pentet akan mulai merasa trauma, begitu melihat kita
    tanpa memegang sprayer maka ia  akan mencoba manja, tetapi begitu kita
    tunjukan sprayer ia langsung mengkerut, membulatkan bulu-bulunya sambl
    menunduk ketakutan. itu berarti burung sudah mengalami trauma terhadap
    sprayer yang kita pegang.
  4. Setelah beberapa hari metode ” Penyiksaan
    tersebut dilakukan,  saat nya mengembalikan mental burung dengan cara
    memberikan full kerodong selama beberapa hari dan disimpan di tempat
    yang sepi.
  5. Setelah
    pentet dirasa sudah mulai tidak atau jarang menunjukan sifat manjanya
    lagi, maka saatnya membuka kerodong dan menggantung ditempat biasanya.
  6. Pada
    waktu itulah burung pentet bisa diberikan jatah burung kecil seperti
    emprit hidup yang dimasukan dalam kandangnya untuk memunculkan sifat
    liarnya serta untuk mengembalikan kepercayaan dirinya, jika anda tidak
    tega bisa menggantinya dengan kadal kecil atau orong-orong.
Baca juga  Perawatan Ciblek

Perawatan harian mencegah pentet kembali manja

Pola
perawatan teratur serta kedisiplinan dari pemiliknya bisa mencegah
sifat manja pentet muncul kembali, dalam hal ini pemberian nutrisi yang
lengkap serta vitamin pendukung akan mampu membuat burung merasa
tercukupi kebutuhan nutrisinya sehingga ia tidak akan merengek-rengek lagi kepada anda. 

  • Berikan pakan Ekstra Fooding (EF) yang bervariasi, misalnya jangkrik, belalang, kadal/orong-orong, ikan kecil, daging mentah, dsb
  • Mandi dilakukan setiap hari pada pagi hari dan setelah itu burung diangin-anginkan lalu dijemur selama dua hingga tiga jam.
  • Berikan tambahan multivitamin seperti BirdVit atau BirdMineral untuk
    membantu pentet dalam kebutuhan nutrisinya, harap diingat saja bahwa
    pakan yang diberikan selama ini masih dianggap kurang dari segi
    kebutuhan nutrisi dan protein yang dibutuhkan oleh burung sekelas
    pentet, sehingga dengan memberikan tambahan vitamin dan mineral
    mengurangi resiko burung kembali bersifat manja.

Itulah bagaimana cara kita mengatasi burung pentet atau cendet yang memiliki perilaku miyik atau manja, versi superkicau.com

Semoga bermanfaat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*