Seputar perawatan Cucak Jenggot

Burung Cucak Jenggot merupakan burung yang sering digunakan sebagai burung masteran karena suaranya yang khas berupa cerecetan yang tajam dengan speed yang tinggi sehingga cocok untuk memaster burung sejenis Muray Batu, Lovebird, Cucak hijau dan kenari. Namun ada kalanya dalam perawatan harian tersebut burung cucak jenggot ini mengalami kondisi-kondisi tertentu misalnya kurang gacor, over birahi ataupun sedang mabung. dan untuk membahas masalah tersebut berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda terapkan pada burung cucak jenggot ataupun kapas tembak sesuai dengan kondisi yang sedang dialaminya.

Menggacorkan Cucak Jenggot
Ada beberapa tips bagaimana menggacorkan burung cucak jenggot ini. beberapa tips bisa kembali anda baca tulisannya disini.
Tips lain adalah memberikan telur puyuh rebus seperti yang biasa diberikan pada kenari untuk menambah birahi dari burung kenari tersebut. dengan memberikan telur puyuh rebus dua kali seminggu pada burung cucak jenggot ini diyakini bisa membuat burung semakin rajin berbunyi.
Menambah birahi pada cucak jenggot ini bisa juga dengan cara memberikan penjemuran yang lebih lama dan pemberian ulat bambu sebanyak 1 ekor saja setiap harinya.

Baca juga  Cara membedakan cucak rowo jantan dan betina

Tanda-tanda Cucak jenggot anda mengalami OB atau Over Birahi
Untuk tanda-tanda burung yang birahi dalam kondisi normal adalah semakin bertambahnya frekuensi kicauan dan burung menjadi lebih atraktif jika ditemukan dengan burung yang berbeda jenis kelaminnya tetapi tanda-tanda burung cucak jenggot yang mengalami Birahi yang berlebihan atau Over Birahi adalah Sayap yang selalu turun dan frekuensi kicauan yang jarang ( malas bunyi ) . Jika burung jantan yang mengalami kondisi over birahi tersebut maka jika ditempel dengan burung lain apakah itu betina ataupun burung jantan lain maka ia akan berusaha menyerang burung lain dan mengeluarkan bunyi khasnya. sedangkan jika burung betina yang mengalami kondisi over birahi tersebut ia akan lebih sering ngeleper sambil naik-turun tenggerannya dan sering mengeluarkan bunyi khasnya dan jika kondisinya semakin parah apalagi setelah dipertemukan dengan burung lain, ia akan bertelur.
Penyebab burung menjadi Over Birahi ini sendiri  bisa bermacam-macam, pemberian EF yang berlebihan misalnya jangkrik atau kroto, juga sering ditempel dengan burung cucak jenggot lainnya juga bisa memicu kondisi over birahi dari burung tersebut. untuk mengatasi kondisi tersebut pemberian EF bisa dikurangi dan porsi penjemuran juga bisa dibuat menjadi singkat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*